Jakarta | economicnews.id – Pasar Bendungan Hilir atau akrab disebut Pasar Benhil telah lama menjadi salah satu lokasi paling ikonik berburu menu berbuka puasa di Jakarta. Terletak di Jakarta Pusat, kawasan ini kerap dijuluki sebagai pusat takjil paling legendaris di ibu kota.

Seperti jelang sore hari ini, semakin mendekati waktu berbuka puasa, jalanan di sekitar pasar semakin ramai dipadati pembeli yang rela antre demi mendapatkan menu favorit.

Banyak pilihan menu buka puasa, sangat lengkap. Jenisnya ratusan, mulai dari kue basah tradisional, kolak pisang, hingga es campur. Dari nasi kebuli hingga bermacam lauk khas kuliner Timur Tengah. Semua tersaja dengan harga beragam dan terjangkau.

Pasar Takjil Benhil hadir setiap tahun jelang bulan puasa tiba. Kehadiran pasar ini lekat sebagai tempat membeli takjil atau menu berbuka puasa rujukan warga Jakarta. Pasar Benhil bahkan telah menjadi atmosfer khas pasar Ramadan yang selalu menjadi daya tarik tersendiri.

Selain warga setempat, para pekerja perkantoran di kawasan Benhil dan jalan Sudirman terbukti tak pernah sepi menjadikan Pasar Benhil sebagai tempat berburu makanan khas berbuka puasa.

Simbiosis mutualisme ekonomi pasar Benhil menjadi sumber keberkahan bagi pembeli dan para pedagang telah berlangsung lama. Setidaknya sejak tiga dekade atau 30 tahun lalu. “Dari jaman pemerintahan Presiden Soeharto, pasar Benhil sudah ada dan selalu ramai jelang buka puasa ramadhan,’’kata Mas Adji, Seorang warga tinggal tidak jauh dari lokasi Benhil.

Indri Hayanti (40) seorang pedagang asal Jawa Tengah, mengaku sudah 15 tahun berdagang di Benhil, meraskan keberkahan ramadhan dengan keuntungan  satu juta rupiah tiap harinya.

”Ya lumayan mas, keuntungan bersih setiap harinya sekitar satu juta rupiah. Untung, bukan omset. Kalau omset bisa diatas 4 juta perhari. Dikali satu bulan, berjualan disini minimal bisa untung sampai Rp 30 juta,” ujar Indri. Jumlah yang cukup besar untuk lapak pedagang kelas UMKM musiman dengan jualan utama ramesan nasi dan aneka gorengan.

Sebagai ikon berburu takjil, tak heran Pasar Takjil Benhil setiap bulan Ramadhan selalu menjadi conten platform media sosial

Sisi positif lainya, Benhil menjadi representrasi kerukunan antar umat beragama. Karena, baik pedagang maupun pembelinya tidak semata mereka yang merayakan ibadah Ramadhan saja, melainkan juga umat beragama lain yang turut berkontribusi menghadirkan kegembiraan. (esa)