Jakarta | economicnews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Universitas Indonesia atas capaian akademik yang diraih. Menurutnya, kelulusan tersebut merupakan hasil dari kerja keras bertahun-tahun, disiplin, serta ketekunan dalam menghadapi berbagai tantangan perkuliahan.

Menkeu meminta para wisudawan memberikan penghormatan kepada orang tua dan dosen sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan dan pengorbanan mereka.

“Selain perjuangan wisudawan-wisudawati, ada orang tua yang konsisten mendidik tanpa pamrih, ada dosen yang membentuk disiplin, berpikir, dan karakter,” ujar Menkeu pada acara wisuda Universitas Indonesia Program Sarjana dan Vokasi Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026, di Kampus UI, Sabtu (14/02).

Dalam pidatonya, Menteri Keuangan menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di Universitas Indonesia melalui pengelolaan dana abadi pendidikan oleh LPDP yang kini mencapai sekitar Rp150 triliun.

“Anda sebentar lagi adalah pelaku yang menentukan arah ekonomi ke depan dan arah bangsa ke depan,” ungkap Menkeu.

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu menjelaskan kepada para lulusan mengenai arah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mendekati 6 persen tahun ini, serta berpotensi melampaui 6 persen pada tahun depan. Target jangka menengah pemerintah adalah mendorong pertumbuhan hingga 8 persen sebagai prasyarat menuju negara maju dan menyerap tenaga kerja baru secara optimal.

Untuk itu, Menkeu berharap para lulusan UI dapat terus menjaga integritas, semangat belajar, dan keberanian untuk menghadapi tantangan baru di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal membangun Indonesia ke depan.

“Kita dalam fase ekspansi dan saya akan pastikan ini akan berlangsung sampai 2030 nanti. Tentunya kontribusi anda akan amat signifikan untuk mendukung ekspansi ekonomi Indonesia. Jadi, ke depan tolong kita sama-sama bekerja lebih keras untuk mewujudkan Indonesia Emas,” tukas Menkeu